Search This Blog

Monday, October 25, 2010

Cashing-in on Your Passion (3) :Contributing & Connecting with Your Network

Original Thread from Kompas August 14th 2010.


from www.kompaskarier.com

Siapa tidak kenal Christine Hakim? Saat menulis artikel ini saya baru membaca twit dari seorang teman tentang kehadiran sang maestro dalam penayangan perdana film Eat, Pray & Love di New York. Saya tidak kenal Christine Hakim secara pribadi (atau lebih tepatnya Christine Hakim tidak kenal saya) namun saya turut bangga atas setiap kiprah & karyanya.Itu kontribusi nyata Christine Hakim sebagai orang Indonesia.


Pada saat yang sama, Anthony Liem, seorang teman lain di dunia twitter juga berujar bahwa penyelenggara acara menyebut film ini mengambil setting di Italia, India dan Bali. Bisa jadi mereka tidak tahu Bali adalah bagian dari Indonesia. Bisa juga Indonesia memang belum dikenal sebagaimana Bali, Atau mungkin Indonesia (melalui orang Indonesia) belum cukup berkontribusi dikancah global untuk dikenal secara luas.

Where the eyeballs go so does opportunities – mengkomunikasikan cerita diri adalah salah satu kunci keberhasilan menguangkan passion. Christine Hakim sudah tenar secara offline jauh sebelum social media ada.Pada generasinya orang bisa terkenal dengan membangun citradiri dari Radio, TV, majalah & surat kabar .Dunia digital membuat proses yang sama jadi lebih cepat, mudah dan murah bagi siapapun yang berminat & berupaya. Esensinya tetap sama, bangun network &reputasi dengan sepenuhnya menjadi diri sendiri – uang, ketenaran dan atribut lain akan mengikuti.

It’s not who you know – it’s more about who knows you. Masih bingung? Saya dengar nama saya disebut-sebut oleh Wapres Boediono. Saat beliau ditanya “Bapak kenal Rene Suhardono?” Beliau menjawab, “Rene Suhardono? Siapa itu Rene Suhardono?” Walau pun nama saya disebut-sebut, tampak jelas kalau saya adalah network beliau namun tidak sebaliknya. Saya harus bertanya kepada diri sendiri apa kontribusi saya sehingga beliau layak tahu saya?

Be more than great. Be phenomenal. Sahabat saya dan penulis buku Creative Junkies, Yoris Sebastian, pernah memberikan satu tip yang sangat berharga: Let other people chase you by doing something phenomenal. Nasihat ini dahsyat! Ternyata perhatian tidak perlu diminta apabila kita layak diperhatikan.Dan cara paling mudah adalah melalui karya. Bukan karya sekedarnya namun karya yang luarbiasa! Apa karya kita?

If you want rainbow, you’ve got to put up with the rain. Perjalanan menggapai karya dahsyat tidak mudah atau pun cepat. Dan tidak ada jalan pintas. Van Gogh tidak pernah menikmati hasil dari lukisannya. Teori spesial relativitas (special relativity) buah pikiran Albert Einstein baru bisa dibuktikan 15 tahun setelah dipublikasikan.Bagaimana dengan anda? Apakarya anda?

Rene Suhardono – CareerCoach
Penulisbuku: “Your Job is NOT Your Career”
Follow my twitter: @reneCC



*****************

No comments:

Post a Comment

Glad if you could give me a feedback :), cheers matey..